Jika ada waktu yang paling tepat untuk merasakan betapa pentingnya peran orang lain bagi diri kita, adalah pada saat menyendiri. Apabila kita menikmati saat-saat itu lalu susunlah ia menjadi bangunan yang bernama kepentingan. Kita akan merasakan betapa kita punya begitu banyak kepentingan kepada orang lain, baik kita sadari secara langsung maupun tidak. Dewan juri yang memanggil seorang juara, tentu hanya akan menyebut nama orang yang bersangkutan. Padahal, di belakang sang juara itu pasti ada sejumlah tangan yang berperan penting dalam kehidupannya. Orang tua, teman, pelatih, dan suporter.
Arsip dari penulis : hamsin
Menyepi
Perang
Masyarakat kita hanya punya satu rujukan jika disodorkan kata “penjajahan”, rujukannya tak lain adalah gelombang kolonisasi yang dibawa oleh negara-negara asing (portugis, Inggris, Belanda, dan Jepang). Dalam pandangan mereka tak ada gambaran lain tentang definisi penjajahan selain tindakan biadab para kompeni yang mencoba menganggu bumi pertiwi. Tak mengherankan jika kemudian rujukan mereka tentang “perlawanan” juga hanya satu, yakni kontak senjata antara para pahlawan dan tentara asing. Dalam pandangan mereka tak ada gambaran lain tentang perlawanan selain berperang, membunuh atau terbunuh.
Pahami perbedaan demi persatuan
Sebenarnya apa yang sering kita perhatikan saat sekarang bukanlah suatu hal yang asing dalam fenomena bangsa Indonesia, mengingat bangsa kita sangat kaya dengan beraneka ragam macam perbedaan. Setiap masyarakat tertentu dalam bangsa Indonesia memiliki perbedaan, baik dari etnis dan berbeda pula budayanya masing-masing. Dengan adanya perbedaan ini menyebabkan adanya kemajemukan budaya dalam bangsa yang patut diterima sebagai rahmat sang pencipta. Oleh karena itu dengan adanya kemajemukan tersebut perlu di syukuri, di pelihara dan dipertahankan sebagai kekayaan khas yang dimiliki bangsa ini.
Goresan Pena
Matahari merangkak tinggi. Hari sudah semakin dewasa, langit biru yang membentang indah tetap setia memayungi bumi. Pohon-pohon yang berderet di sepanjang jalan selalu meniupkan kesegaran hidup. Angin semilir nan sejuk yang selalu jadi kerinduan tetap menyanyikan lagu merdu membelai daun-daun kehidupan yang terus bergeliat. Kota Tanah Grogot. Pusat ibukota di kabupaten ini seakan tak pernah mati. Selalu hidup mendenyutkan jantung setiap penduduknya yang selalu bergumul dengan aktivitas yang tiada henti. Letaknya yang tepat di jantung kabupaten membuatnya selalu ramai dari aktivitas yang semakin hiruk-pikuk dari hari ke hari seiring dengan perkembangan zaman. Di tempat ini, ikut pula aku meramaikan jalanan tersebut menuju tempat pengabdian.
Catatan
Hari masih pagi. Embun di rumput pun belum lagi kering, tapi halaman dan jalanan sudah ramai dengan aktivitas masyarakat. Aku asik dan santai membaca koran. Mataku tertumbuk pada tulisan penuh rasa ingin tahu, karena adanya berita keinginan kembali pembentukan daerah otonomi baru, yaitu Kabupaten Paser Tengah. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Kuaro, Batu Sopang, Muara Komam, Longkali, dan Longikis. Persoalan sederhana, alasannya selama ini merasa menjadi anak tiri dan kecemburuan terhadap pemerataan pembangunan yang tak merata.
Jalan-jalan
Kendati relatif singkat menyaksikkan acara di tempat promosi seni dan budaya pada malam minggu yang juga disaksikkan bersama puluhan pengunjung masyarakat setempat dalam rangka pemilihan calon putra-putri duta wisata Kabupaten Paser atau lebih dikenal dengan istilah masyarakat setempat “kontes pemilihan Bujang Song dan Bujang Bawe” terdapat pemandangan langka yang belum pernah aku temukan sebelumnya, sebuah kesenian baru dari masyarakat Paser yaitu tarian Tuyo Dirong atau tarian pengobatan prosesi upacara belian.
Go!!!Samarinda
Iseng-iseng untuk melakukan servis sepeda motor dengan kekuatan 200 cc di daeler terdekat untuk persiapan kembali perjalanan jauh menuju ke kota tepian Samarinda pada keesokan harinya untuk mengikuti tes mahasiswa baru bagi kerabatku, sambil menunggu antrian silih berganti ada sesuatu pemandangan yang unik aku temukan saat itu. Nampak sepeda motor baru knalpotnya rapuh dan terkesan habis kecelakaan. Dengan penuh penasaran aku pun menanyakan pada orang disekitarku yang tengah bersantai, ternyata benar dugaanku. Dari penuturan informasi yang aku dapatkan sepeda motor tersebut ditabrak dari belakang, sementara yang menabraknya dari belakang adalah pemuda yang dipengaruhi minuman keras karena tidak bisa mengontrol kecepatan dan tragisnya lagi saat kejadian dipinggangnya terselip senjata tajam.
Malam Mencekam
Malam semakin larut entah kenapa suasana malam perkemahan tiba-tiba berubah menjadi mencekam. Mungkinkah malam ini bertepatan malam Jum’at atau memang seperti ini resiko kondisi di tengah hutan jauh dari keramaian. Berbeda pada malam sebelumnya. Usia mengadakan acara api unggun sebagai acara terakhir karena keesokan pagi kami harus meninggalkan lokasi tersebut. Semua bergegas kembali ke tenda masing-masing untuk istirahat. Sungguh melelahkan aktivitas yang penuh kegiatan untuk mengawasi peserta pramuka merambah semak belukar bergulat dengan teriknya panas matahari hingga azan magrib.
Perkemahan Pramuka
Usai mengoreksi lembar jawaban hasil ulangan dan menyerahkannya pada wali kelas maka tugasku selesai. Kendati demikian, terdapat sesuatu yang patut disayangkan terdapat siswa ketika dalam bertatap muka jumlah kehadirannya dapatlah dikatakan baik, tapi manakala ketika ulangan berlangsung tidak ada satu pun kelihatan batang hidungnya. Entahlah kemana perginya ataukah enggan untuk bersekolah sampai aku bosan menunggu kabarnya. Bosan! Seluruh kegiatan hidup dilakukan sepanjang usia Lanjutkan membaca ‘Perkemahan Pramuka’
kuliah
Melelahkan sekaligus hiburan dengan menggunakan sepeda motor untuk mengunjungi kota tepian Samarinda. Hal yang patut disayangkan setelah sekian lama tidak pernah melakukan perjalanan jauh, pajak STNK ku mati karena tidak pernah memperhatikannya. Meskipun demikian dengan kondisi itu tidak mengurungkan niatku untuk mengunjungi kota tersebut dengan meminjam sepeda motor milik keluarga. Tak mengherankan dalam perjalanan tersebut bagiku agak canggung mengendarai kendaraan pinjaman.
Komentar Terakhir