Sudah lama perahu-perahu hidup dalam belenggu dan berharap laut akan datang dari seberang dan memutus tali-tali yang tertambat pada tonggak-tonggak bambu yang senantiasa basah namun tak pernah sedikit pun lengah
Tapi kenapa ombak sungai selalu harus datang menghentak bagai serdadu yang siap mati hanya untuk lepas kendali dan hanyut dalam haru biru sunyi
Sudah lama perahu-perahu mendendangkan luka semacam lagu yang dapat dilukiskan dengan pelangi yang terus menerus menari seakan-akan tak terbakar oleh terik matahari
Sedang kau hanya seekor burung elang yang kian lama kian tampak sebagai sebuah titik yang melambung tinggi diombang-ambingkan gelombang sepi
Dan sudah lama perhu-perahu itu diam-diam melihatmu kadang-kadang dengan iba hati kadang-kadang dengan rasa iri.
(Tulisan ini cuma coretan doang)
coretan mendalam
wah cuman coretan aja hasilnya kayk gitu, gimana klo serius….. (tak bisa kubanyangkan)