23
Jun
08

Sesaat

Keindahan tidak membuka
Sekaligus. Hanya bagi hati yang
Penyabar rahasia dibagikan
Sedikit demi sedikit. Sehari
Demi sehari. Kelopak Demi Kelopak
Terkuak sempurna. Sebagai bunga mekar
Di ujung kata. Memijar Biar hanyalah sesaat terasa
Begitu sarat. Meluap tak termuat
Dalam beribu ayat


10 Tanggapan ke “Sesaat”


  1. Juni 23, 2008 pukul 4:50 p06

    Yup.. singkat tapidalam dan penuh makna mas..
    Semoga kita termasuk “orang yang diberi”

  2. Juni 23, 2008 pukul 4:50 p06

    Luar biasa. Kalau saya mengartikan bahwa kesempurnaan itu tidak didapat dengan cara instan dan dipaksakan. Butuh proses yang panjang dan butuh kesabaran yang dalam. Benarkah?

  3. 3 Nin
    Juni 23, 2008 pukul 4:50 p06

    Dapet intinya….
    Subhanallah…

  4. Juni 24, 2008 pukul 4:50 p06

    hati yang sabar………

    …….
    .

    ….

  5. Juni 24, 2008 pukul 4:50 p06

    nice post :)

    *kunjungan balik nich :)

  6. Juni 24, 2008 pukul 4:50 p06

    kereeeeeeeeennn…
    hati yang sabar nulis komen..

  7. Juni 24, 2008 pukul 4:50 p06

    Kata2nya cakep dan lembut…

  8. 9 @@@
    Juni 24, 2008 pukul 4:50 p06

    Rafki RS: he…he….sip

  9. Juni 24, 2008 pukul 4:50 p06

    ck ck… indahnya..
    adakah yang bisa menguraikan maknanya… :)


Tinggalkan Balasan