Memang kita sadari kata “Indonesia” sudah tidak asing lagi bagi kehidupan modern saat ini, tentu kalau orang berbicara istilah “Indonesia” merujuk pada suatu kepulauan seperti pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan masih banyak lagi pulau yang tersebar dari Sabang sampai marueke. Tetapi ketika pertanyaan sederhana diajukan pada masa sekarang dari mana asal-usul nama “Indonesia” barangkali kalangan tertentu ada yang mengetahui dan sebagian terdiam terpaku menjawab pertanyaan tersebut, tapi yang sudah tahu itu persoalan lain. Melalaui sebuh tulisan singkat ini penulis akan mencoba memperkenalkan kembali.
Sebenarnya istilah tersebut tidak bisa dilepaskan dari perjalanan sejarah bangsa ini, penggunaan kata atau istilah “Indonesia” menjadi sangat penting di saat pergerakan dan perjuangan bangsa Indonesia menghadapi kolonial Belanda dalam upaya mencapai kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia. Kata “Indonesia” telah menjadi perekat dan lambang perjuangan bangsa Indonesia saat itu. Oleh sebab itu kata “Indonesia” menjadi sangat penting bagi bangsa Indonesia, karena telah dapat mempersatukan seluruh perjuangan dan pergerakan dari bangsa Indonesia sendiri. Sehingga tidak lagi terdapat perjuangan dan pergerakan bangsa Jawa, Sumatra, Bangsa Kalimantan, Bangsa Sulawesi dan sebagainya.
Sejak kapan istilah “indonesia” itu dipergunakan? Dan siapakah yang pertama kali menggunakan istilah “Indonesia” itu? Untuk memperoleh jawaban tersebut ditemukan beberapa tokoh yang mempergunakan istilah “Indonesia” di dalam tulisannya, yaitu: J.R. Logan adalah seorang pegawai pemerintah Inggris di penang. Logan menyebut istilah “indonesia” didalam suatu tulisan majalah yang dipimpinnya. Beliau mempergunakan istilah “indonesia” untuk menyebut kepulauan dan penduduk Nusantara. Ia pernah menulis istilah tersebut pada tahun 1850 pada artikel yang ditulis oleh Logan tentang Indonesia. Selanjutnya Earl G. Windsor pada tahun 1850 di dalam media milik J.R. Logan, ia menyebutkan pula kata “indonesia” bagi penduduk di Nusantara. Dalam tulisannya menyatakan bahwa penduduk di kepulauan Nusantara memiliki potensi besar di dalam perdagangan hasil-hasil industrinya. Selain itu juga istilah “Indonesia” dipopulerkan di dunia Internasional seperti Adolf Bastian (1884), Van Volenhoven, Snock Hurgronje.
Dengan demikian sejak J.R. Logan menggunakan kata “Indonesia” pertama kali, maka nama atau istilah “indonesia” mulai dikenal. Bahkan beberapa tokoh berikutnya banyak yang menulis berbagai artikel tentang keberadaan Indonesia dan tidak lagi menggunakan “Hindia Belanda”, melainkan menggunakan istilah “Indonesia”.
Dalam perkembangan selanjutnya istilah “indonesia” dijadikan sebagai nama organisasi para mahasiswa di negeri Belanda, yaitu perhimpunan Indonesia. Disamping itu istilah “indonesia” dimantapkan pula oleh seluruh masyarakat Indonesia sejak ditetapkan dalam sumpah pemuda dan dikukuhkan kembali melalui proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Oh begitu
Jadi untuk memberi nama negara sendiri kita dihadiahi bangsa lain ya
mmm… begitu
lah, orang indonesahnya sendiri gak ada peranan ya untuk ngasih nama buat bangsanya sendiri??
oya btw… sumbernya dari mana nih pak?
baiklah… panjang juga yah…. :p
setau saya ir.soekarno dkk ,yg memberi nama negara indonesia.
***terima kasih atas kunjungannya, pengunjung budiman tak ada karya yang sempurna kecuali karya penggenggam alam semasta ini untuk informasi jelas dan kebenarannya silahkan cari dibahan referensi buku z ya….
wiiiiiiiiiiii sukur ada namanya bisa kita pake sampai skrng. thanks JR logan
***makasih atas kunjungannya